Ayah... Ibu…
Kalian begitu berarti dalam kehidupanku Darah kalian mengalir dan menyatu
dalam tubuh ini Jasamu begitu besar kepadaku dan rasanya aku tak sanggup
untuk membalasnya Ayah…Ibu… Cinta dan kasih sayangmu sungguh
berarti bagiku Tanpa adanya cinta dan kasih sayang dari kalian mungkin
aku tidak ada di dunia ini Tanpa kalian hidupku di dunia ini sungguh
tiada artinya
Ayah…Ibu… Maafkanlah
segala dosa dan kesalahan yang sering dilakukan oleh anak-anakmu Maafkan segala
kesalahan anak-anakmu yang sering membuat air mata kalian jatuh di pipi Tak
seharusnya dan tak sepantasnya kami membuat kalian bersedih dan mengeluarkan air
mata di wajah kalian
Ayah…Ibu… Maafkan kami
anak-anakmu yang kadang sering membuat kalian kecewa dengan segala sikap dan
perbuatan kami Terkadang kami sering membuat kalian marah kepada kami Maafkan
kami yang sering berkata kasar dan durhaka kepada kalian Maafkan kami
ayah…maafkan kami ibu….
Ibu… Surga ada
di bawah telapak kaki ibu Izinkan kami bersimpuh di bawah kakimu untuk memohon
ampun kepadamu Ibu… Sebelum adzab datang kepada kami anak-anakmu
Ayah… Maafkan kami
ayah Setiap hari kau membanting tulang untuk mencari nafkah untuk kami dan juga
ibu Tapi kami sering membuat hati ayah terluka dengan sikap dan perkataan kasar
kami
Tuhan… Izinkan hamba
mengabdi dan bersimpuh di bawah kaki kedua orang tua hamba Izinkan hamba
meminta maaf kepada mereka sebelum Engkau mengambil mereka dari sisi hamba ya
Allah Jangan biarkan kami menyesal tak sempat meminta maaf pada mereka ya Tuhan
Ayah…Ibu… Maafkan
anakmu Kami sangat mencintai dan menyayangi kalian
Kasihmu…
sayangmu… selalu kau berikan padaku… Kau banting tulangmu… kau peras
keringatmu… Namun kau selalu berusaha tersenyum didepanku… Walau
ku sering mendurhakaimu… kau tak pernah berhenti memberi semua itu… Kau pun tak
pernah sedikitpun meminta balasan dariku… Karena ku tau… kau lakukan semua itu…
Hanya untuk membuatku bahagia… Kau cahaya hidupku… kau pelita dalam setiap
langkahku… Maafkan…bila aku belum bisa membalas semua
kebaikan yang telah kau berikan untukku… Tetapi Aku berjanji… aku akan selalu
berusaha dan berdo’a semampuku… Untuk kebahagiaanmu di masa tua mu nanti… Agar
kau selalu tersenyum… walaupun apa yang ku beri… Tidak sebesar apa yang ku
terima selama ini…
Aku melihat ibu dan ayah Mereka pergi untuk diriku
melawan dunia Melewati hutan
berhenti di sungai ketika senja Berdoa untukku di keheningan
malam menjelma Dan malam-malam
pun berlalu seperti biasa Di sudut kamar
kecilku aku berbaring, menunggu terpejamnya mata Membayangkan lalu memimpikan ayah dan ibu Berkata dalam gelap, “semoga
ayah dan ibu memaafkanku'' Dan waktu-waktu
berlalu begitu cepat Secepat
ketinggian menuju kerendahan yang tak melambat Dan permohonan-permohonanku
kepada Tuhan semakin menguat Terjaga tetesan air mata untuk
kerinduan hati yang begitu melekat.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar