Senin, 08 Desember 2014

Ayah... Ibu…  Kalian begitu berarti dalam kehidupanku  Darah kalian mengalir dan menyatu dalam tubuh ini  Jasamu begitu besar kepadaku dan rasanya aku tak sanggup untuk membalasnya    Ayah…Ibu…  Cinta dan kasih sayangmu sungguh berarti bagiku  Tanpa adanya cinta dan kasih sayang dari kalian mungkin aku tidak ada di dunia ini  Tanpa kalian hidupku di dunia ini sungguh tiada artinya
Ayah…Ibu… Maafkanlah segala dosa dan kesalahan yang sering dilakukan oleh anak-anakmu Maafkan segala kesalahan anak-anakmu yang sering membuat air mata kalian jatuh di pipi Tak seharusnya dan tak sepantasnya kami membuat kalian bersedih dan mengeluarkan air mata di wajah kalian
Ayah…Ibu… Maafkan kami anak-anakmu yang kadang sering membuat kalian kecewa dengan segala sikap dan perbuatan kami Terkadang kami sering membuat kalian marah kepada kami Maafkan kami yang sering berkata kasar dan durhaka kepada kalian Maafkan kami ayah…maafkan kami ibu….
Ibu…  Surga ada di bawah telapak kaki ibu Izinkan kami bersimpuh di bawah kakimu untuk memohon ampun kepadamu Ibu… Sebelum adzab datang kepada kami anak-anakmu

Ayah… Maafkan kami ayah Setiap hari kau membanting tulang untuk mencari nafkah untuk kami dan juga ibu Tapi kami sering membuat hati ayah terluka dengan sikap dan perkataan kasar kami
Tuhan… Izinkan hamba mengabdi dan bersimpuh di bawah kaki kedua orang tua hamba Izinkan hamba meminta maaf kepada mereka sebelum Engkau mengambil mereka dari sisi hamba ya Allah Jangan biarkan kami menyesal tak sempat meminta maaf pada mereka ya Tuhan
Ayah…Ibu… Maafkan anakmu Kami sangat mencintai dan menyayangi kalian



Untukmu Ayah Untukmu Ibu
Kasihmu… sayangmu… selalu kau berikan padaku… Kau banting tulangmu… kau peras keringatmu… Namun kau selalu berusaha tersenyum didepanku… Walau ku sering mendurhakaimu… kau tak pernah berhenti memberi semua itu… Kau pun tak pernah sedikitpun meminta balasan dariku… Karena ku tau… kau lakukan semua itu… Hanya untuk membuatku bahagia… Kau cahaya hidupku… kau pelita dalam setiap langkahku… Maafkan…bila aku belum bisa membalas semua kebaikan yang telah kau berikan untukku… Tetapi Aku berjanji… aku akan selalu berusaha dan berdo’a semampuku… Untuk kebahagiaanmu di masa tua mu nanti… Agar kau selalu tersenyum… walaupun apa yang ku beri… Tidak sebesar apa yang ku terima selama ini…




Aku melihat ibu dan ayah  Mereka pergi untuk diriku melawan dunia  Melewati hutan berhenti di sungai ketika senja  Berdoa untukku di keheningan malam menjelma  Dan malam-malam pun berlalu seperti biasa  Di sudut kamar kecilku aku berbaring, menunggu terpejamnya mata Membayangkan lalu memimpikan ayah dan ibu  Berkata dalam gelap, “semoga ayah dan ibu memaafkanku'' Dan waktu-waktu berlalu begitu cepat  Secepat ketinggian menuju kerendahan yang tak melambat  Dan permohonan-permohonanku kepada Tuhan semakin menguat  Terjaga tetesan air mata untuk kerinduan hati yang begitu melekat.